Tertampar Lagi...

      Menemukan orang yang sama-sama memiliki nasib pahit itu membuatku merasa bahwa aku tidak sendirian...Tapi baru saja beberapa menit yang lalu aku sadar... bahwa jika kubandingkan lagi dengan mereka ternyata nasibku masih tetap yang terpahit.

      Entah kenapa sampai saat ini aku masih berharap menemukan seseorang yang bernasib sama,  mungkin awalnya hanya untuk menenangkan perasaan sendiri bahwa aku itu tak pernah benar-benar sendirian menghadapi berbagai kepahitan dalam hidup ini. Selain itu, aku juga ingin berinteraksi dengan mereka untuk sekedar saling menyemangati karena berada di titik yang sama, titik terendah.

      Ada beberapa orang yang terhubung denganku...mereka menceritakan kisah hidupnya yang pahit bahkan ada yang ku anggap sedikit lebih pahit dari apa yang aku alami, tapi..ketika aku melihat sisi lain dari kehidupan mereka di sosial media, aku baru menyadari... mereka semua tampak baik baik saja, mereka dikelilingi banyak teman bahkan sahabat yang selalu ada disamping mereka dan tentu saja mereka bukanlah seorang yang kesepian ,bukan seorang introvert bermental lemah yang tak memiliki banyak teman sepertiku ini.

      Sakit mental yang kuderita menimbulkan efek yang cukup besar, hingga akhirnya membuatku belum mampu untuk percaya pada diriku sendiri bahwa aku mampu bangkit dengan hanya mengandalkan pertolongan dari Tuhan yang Maha Penyayang. Dan kini... Lagi ! Aku merasa tertampar.. tamparan yang kesekian kali ini membuatku berfikir bahwa boleh jadi memang aku sudah ditakdirkan oleh-Nya untuk bisa berdiri sendiri sembari terus meyakini hanya Dia lah satu-satunya yang seharusnya menjadi tempat mengeluh dan menggantungkan harapan. Ya, Dialah TUHAN yang tidak pernah ENGGAN untuk memberikan PERTOLONGAN. 

 
"Biar Allah aja yang jadi harapan kita, yang selalu ada untuk kita, yang ga mudah ninggalin kita, yang ga mudah kecewa karena kekurangan kita, yang ga bakal diemin kita berhari-hari. Allah, cukup buat kita." (Caption from instagram account : duniajilbab)

Komentar