Pernah Bersyukur Gak?
Dear Blog
Pagi tadi, aku nonton sebuah acara di salah satu stasiun TV dengan judul "Perindu Surga" (klo ga salah sih). Nah dalam tayangan pagi ini menceritakan tentang seorang difabel, ya seorang manusia yang dimata kita dia memiliki fisik yang tidak sempurna. Kalau ga salah inget, Bapak yang merupakan seorang difabel itu bernama Pak Misnaya. Pak misnaya ini memiliki istri dan seorang anak, buah hati mereka. Sebelumnya aku ga nonton sih dari awal, disitu langsung diceritakan bahwa Pak Misnaya ini pernah berfikir bahwa apakah masih ada ya jodoh untuk orang yang memiliki kekurangan fisik seperti dia, disaat telah banyak orang maupun teman disekelilingnya yang memiliki pasangan. Dan ternyata, Allah memberikannya jodoh di dunia ini, dia sangat bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah. Melihat kisah Pak Misnaya itu sungguh bukti kasih sayang Allah, dibalik kekurangan fisiknya, Allah memberikan beliau seorang pendamping hidup yang baik yang menerima beliau. Aku takjub sih, masyaAllah... indah banget ya kisah mereka tuh dan jadi inget lagi bahwa ga usah khawatir sama yang namanya jodoh, karena kalau Allah sudah ridho, Allah sudah menghendaki maka apapun bisa terjadi, jangankan jodoh sesuatu yang mustahil di mata manusia pun tentu saja mudah bagi Allah mewujudkannya !
Hmm, jadi inti postingan ini apa sih lin? jangan galau soal jodoh gitu?
Well, sebenernya sih bukan itu point utamanya hehe, oke lanjut ke intinya yaaa... iqro makanya
Aku salut sama sosok Pak Misnaya ini, beliau tampak ridho menerima segala apa yang terjadi dalam hidupnya, tidak kebanyakan sedih, tidak menyerah dan tidak putus asa (Okee disini aku amat tertampar). Meskipun dengan kondisi Pak Misnaya yang memang tidak seperti manusia pada umumnya, tapi beliau tetap semangat mencari nafkah untuk istri dan anaknya. Selain sebagai seorang pelukis, beliau juga bekerja sebagai orang yang membantu dekorasi acara pernikahan. Hasil sebagai orang yang ikut bekerja dalam mendekorasi atau menghias ruangan untuk acara pernikahan adalah sebesar 150 ribu rupiah.
Bayangin deh, mungkin klo setiap hari dapet 150 ribu itu masih mending ya, tapi kan orang menikah ga selalu ada setiap hari. Coba pikir deh gimana pusingnya kita kalau ada di posisi pak Misnaya ini, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan hidup anak dan istrinya ? Tapi... masyaAllah Pak Misnaya ini tetap sangat bersyukur sembari mengucap Alhamdulillah dengan senyum lebar atas segala rezeki yang Allah berikan kepada beliau, berapapun itu. Hmm bisa gitu yaa Pak Misnaya ini, rasanya kaya ga ada beban berarti, padahal... jaman sekarang uang 50 rebu aja berasa 10 ribu dan mikir bisa buat beli apaan? kan kebutuhan jaman sekarang mahal. Astaghfirullah, seketika nyesek, sedih dan malu banget ke Allah, betapa aku jarang banget mensyukuri segala sesuatu yang udah Allah kasih ke aku, betapa aku malah enggak bisa memanfaatkan dengan baik segala sesuatu yang udah Allah kasih ke aku. Ya apapun itu baik dari rezeki berupa harta benda maupun raga dan jiwa ini yang semuanya milik Allah. Seharusnya kita sebagai hambanya banyak banyak bersyukur. Yang kekurangan aja bersyukurnya begitu banyak, lah kok bisa bisanya orang yang dilebihkan malah jarang banget bersyukur ! (KALIMAT INI MENAMPARKU BEGITU KENCANG)
Sungguh sangat benar sekali apa yang Rasulullah katakan yang intinya seperti ini "Janganlah engkau memandang seseorang yang di atas mu dalam hal harta dan urusan dunia, namun pandanglah mereka yang di bawahmu dalam urusan dunia, itu agar engkau tidak meremehkan nikmat Allah. "
Ada sebagian manusia yang harus bersusah payah untuk mendapatkan rezeki, menafkahi keluarganya dengan cara yang halal. Dan mereka tidak pernah menyerah dan putus asa. Mereka tetap berusaha sekuat tenaga walaupun hasil yang didapat tidak seberapa. Dan inilah yang sangat luar biasa ikhtiar dalam mencari sebagian karunia Allah ! Ya Allah, padahal aku tidak berada di posisi seperti mereka, tapi aku dengan segala apa yang telah engkau berikan justru lebih sering mengeluh, putus asa, dan menyerah. Padahal usahaku pun belum maksimal tapi begitu mudahnya kecewa dengan keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan dan harapan, marah, tidak ridho, kemudian berat dalam menjalani hidup ini. Astaghfirullah ! aku MALU ! Sungguh malu ke ALLAH, hamba macam apa aku ini. Hamba yang selalu lupa untuk mensyukuri apapun yang telah Allah beri.
Reminder banget pagi ini untuk selalu bersyukur atas apapun yang telah Allah berikan kepada kita, sekecil apapun nikmat tersebut bagi kita, namun... jika nikmat tersebut Allah cabut, maka hidup ini seketika menjadi begitu suram.
So, you must be always grateful !
Komentar
Posting Komentar